Tanamkan Budaya Ngayah, Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha Laksanakan Pengabdian Pada Masyarakat

LPPM Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di seluruh Bali pada bulan Juni-Juli 2018. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini, Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha ingin menanamkan budaya ngayah pada mahasiswanya. Mahasiswa yang ikut dalam pengabdian ini sebanyak 100 mahasiswa dari semester II. Ketua Yayasan Pendidikan Ganesha Global Kadek Duwi Cahyadi, S.Farm., M.Si., Apt., didampingi Ketua Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha I Nyoman Gede Tri Sutrisna, S.Farm., M.Farm., Apt. mengatakan, kampus tidak hanya tempat belajar tapi kalangan kampus juga harus melakukan implementasi ilmu yang di dapat untuk pengabdian pada masyarakat, sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Maka dari itu, Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha melaksanakan penyuluhan ke 9 kabupaten/kota di Bali.

Penyuluhan melibatkan mahasiswa dan dosen. Mereka memilih secara acak desa di masing-masing kabupaten untuk diberikan penyuluhan tentang obat. Khususnya mengenai Dagusibu.Dagusibu adalah cara mendapatkan obat yang benar, menggunakan obat dengan benar, menyimpan yang benar dan membuang obat dengan benar. Penyuluhan ini juga berkaitan dengan program pemerintah yaitu gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat. “Jadi kami sangat mensupport program pemerintah itu,” ujarnya.

Selama ini, menurutnya masyarakat masih awam tentang obat. Karena obat bagaikan pisau bermata dua. Bisa menjadi obat jika digunakan dengan benar, dan bisa menjadi racun jika salah menggunakan. Mahasiswa dibagi dalam 10 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 mahasiswa dan 2 dosen pendamping. Mereka mencari secara random, desa yang disasar untuk diberikan penyuluhan. Penyuluhan yang sudah terlaksana pada bulan juni di Tabanan yaitu Bongan, di Singaraja yaitu Desa Bulian, Gianyar yaitu Desa Petulu, Badung yaitu Kwanji dan Denpasar yaitu Padangsambian.

Di tengah bulan-bulan pengabdian pada masyarakat, Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha juga tengah fokus dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019. Penerimaan mahasiswa baru ini untuk prodi S1 Farmasi dan D3 Farmasi. “Saat ini sedang berjalan penerimaan gelombang II yaitu sampai tanggal 21 Juli. Tesnya nanti tanggal 22 Juli di Jalan Tukad Barito Timur No.57 Denpasar,” bebernya. Pada gelombang I, ia telah berhasil menjaring 50 calon mahasiswa dari 100 pendaftar. Pada gelombang II ini, Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha juga akan menjaring 50 mahasiswa lagi. Sehingga mahasiswa yang diterima jumlahnya 100. Sama seperti tahun lalu, jumlah mahasiswa yang diterima hanya 100. Karena sesuai dengan fasilitas yang nyaman baik sarana prasarana dan tenaga pengajar.

Dengan penjaringan yang ketat, Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha ingin mencetak lulusan yang cerdas dan berkarakter, sesuai dengan mottonya yaitu Insan Cerdas dan Berkarakter. “Kita ingin menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki karakter jujur, berintegritas, dan disiplin,” pungkasnya.

  • Kontak Kami
  • Sekolah Tinggi Farmasi Mahaganesha
  • Telepon : (0361) 4749310
  • Mobile : 085237206030 / 081805339968
  • Email : info@farmasimahaganesha.ac.id